Tuesday, May 31, 2011

Penyearah Tegangan (DIODA)

Sebagai penyearah tegangan, dioda digunakan untuk mengubah tegangan bolak-balik (AC) menjadi tegangan searah(DC). Penyearah tegangan ini ada 2 macam, yaitu :
1. Penyearah setengah gelombang (half-wave rectifier)
2. Penyearah gelombang penuh (full-wave rectifier).

1. Penyearah setengah gelombang (half-wave rectifier)
Saat digunakan sebagai penyearah setengah gelombang, dioda menyearahkan tegangan AC yang berbentuk gelombang sinus menjadi tegangan DC hanya selama siklus positif tegangan AC saja. Sedangkan pada saat siklus negatifnya, dioda mengalami panjaran balik (reverse bias) sehingga tegangan beban (output) menjadi nol. 
 
Pada contoh diatas, anggaplah Vin sebagai tegangan input rangkaian setelah diturunkan oleh transformator yang mempunyai nilai sebesar 20Vpp atau 7,071VRMS. Setelah disearahkan menggunakan dioda maka akan di dapat nilai tegangan DC atau nilai rata-ratanya.

Dari hasil simulasi dengan contoh perhitungan diatas terlihat bahwa terdapat perbedaan nilai. Hal ini bisa disebabkan karena komponen pada simulasi tidak ideal dan ini juga bisa terjadi pada percobaan secara langsung. Nilai tegangan yang ditunjukkan pada multimeter adalah nilai komponen AC (VAC) atau DC (VDC) saja. Sementara, untuk mengetahui tegangan puncak ke puncak (Vpp) diperlukan pengukuran menggunakan osiloskop atau bisa juga dengan perhitungan setelah VAC sudah diketahui.
Catatan : VAC = VRMS = VEFEKTIF


2. Penyearah gelombang penuh (full-wave rectifier)
Saat digunakan sebagai penyearah gelombang penuh, dioda secara bergantian menyearahkan tegangan AC pada saat siklus positif dan negatif. Penyearah gelombang penuh ada 2 macam dan penggunaannya disesuaikan dengan transformator yang dipakai. Untuk transformator biasa digunakan jembatan dioda (dioda bridge) sementara untuk transformator CT digunakan 2 dioda saja sebagai penyearahnya.

a. Penyearah gelombang penuh dengan jembatan dioda (dioda bridge)
Pada dioda bridge, hanya ada 2 dioda saja yang menghantarkan arus untuk setiap siklus tegangan AC sedangkan 2 dioda lainnya bersifat sebagai isolator pada saat siklus yang sama. Untuk memahami cara kerja dioda bridge, perhatikanlah kedua gambar berikut.
 
Saat siklus positif tegangan AC, arus mengalir melalui dioda B menuju beban dan kembali melalui dioda C. Pada saat yang bersamaan pula, dioda A dan D mengalami reverse bias sehingga tidak ada arus yg mengalir atau kedua dioda tersebut bersifat sebagai isolator.
 
Sedangkan pada saat siklus negatif tegangan AC, arus mengalir melalui dioda D menuju beban dan kembali melalui dioda A. Karena dioda B dan C mengalami reverse bias maka arus tidak dapat mengalir pada kedua dioda ini.

Kedua hal ini terjadi berulang secara terus menerus hingga didapatkan tegangan beban yang berbentuk gelombang penuh yang sudah disearahkan (tegangan DC). Grafik sinyal dari penyearah gelombang penuh dengan jembatan dioda (dioda bridge) ditunjukkan seperti pada gambar berikut

 
Jembatan dioda (dioda bridge) tersedia dalam bentuk 1 komponen saja atau pun bisa dibuat dengan menggunakan 4 dioda yang sama karakteristiknya. Yang harus diperhatikan adalah besar arus yang dilewatkan oleh dioda harus lebih besar dari besar arus yang dilewatkan pada rangkaian.
b. Penyearah gelombang penuh menggunakan 2 dioda
Seperti telah disebutkan diatas, penyearah gelombang penuh menggunakan 2 dioda ini hanya bisa digunakan pada transformator CT, dimana tegangan sekunder yang dihasilkan oleh trafo CT ini adalah :
dimana V1=teg primer dan V2=teg sekunder
Cara kerja penyearah gelombang penuh jenis ini dapat dijelaskan seperti berikut :

 
Pada artikel mengenai trafo diketahui bahwa pada bagian sekunder trafo CT terdapat 2 sinyal output yang terjadi secara bersamaan, mempunyai amplitudo yang sama namun berlawanan fasa. Saat tegangan input (teg primer) berada pada siklus positif, pada titik AO akan terjadi siklus positif sementara pada titik OB akan terjadi siklus negatif. Akibatnya D1 akan mengalami panjaran maju (forward bias) sedangkan D2 mengalami panjaran balik (reverse bias) sehingga arus akan mengalir melalui D1 menuju ke beban dan kembali ke titik center tap.
 
Saat tegangan input (teg primer) berada pada siklus negatif, pada titik AO akan terjadi siklus negatif sementara pada titik OB akan terjadi siklus positif. Akibatnya D2 akan mengalami panjaran maju (forward bias) sedangkan D1 mengalami panjaran balik (reverse bias) sehingga arus akan mengalir melalui D2 menuju ke beban dan kembali ke titik center tap.
Dari penjelasan cara kerja penyearah gelombang penuh jenis ini terlihat bahwa tegangan yang terjadi pada beban mempunyai polaritas yang sama tanpa memperdulikan dioda mana yang menghantar karena arus mengalir melalui arah yang sama sehingga akan terbentuk gelombang penuh yang disearahkan seperti ditunjukkan pada grafik sinyal berikut.
   
          
 

Download Windows XP SP3 Diamond Ultimate 2010


Windows Diaomnd ini windows xp 3 keluaran tahun 2010, tampilan windows diaomnd hampir mirp dengan windows seven. Dan versinya dapat didonwload di bawa ini:
Port1
Port2
Port3
Port4
Port5
Port6
Port7
Port8


Windows XP Diamond Ultimate 2010 ini sudah  jadikan ISO, jadi setelah selesai download tinggal   klik saja file iso nya dan langsung klik Burn untuk burn langsung ke CD.
Untuk passwordnya 'http://marcellinoagatha.blogspot.com'
Selamat Menikmati!!! 


Membca Port AT89C51/52


Pada program ini akan digunakan Port 3 untuk penekanan tombol, dan Port 0 digunakan untuk menampilkan angka pada 7-segmen berdasarkan penekanan tombol dengan konfigurasi aktif  low, sehingga 7-segmen yang digunakan adalah 7-segmen Common Anoda. Serta digunakan pula Port 2 untuk memberikan indikator terhadap penekanan tombol. Pada Port 3 ini disimpan sebagai akumulator yang akan dibaca sebagai penekanan tombol, yang kemudian menampilkan angka di penampil 7-segmen dari tombol keberapa yang ditekan. Berikut adalah skema rangkaiannya di alamt URL di bawa ini :

Tuesday, May 17, 2011

Cara Meng-Impor Postingan Dari Blog Ke Dalam Facebook

Blog sudah tak asing lagi di telinga kita, setiap hari kita mencurahkan isi hati kita atau sekedar ingin ber-ekspresi semua kita tumpahkan dalam blog.
Dewasa ini, blog menjadi pilihan banyak orang-orang untuk saling berbagi informasi tidak terkecuali seperti blog fastncheap ini. Bagi anda para blogger, semua tulisan-tulisan anda tadi yang ada didalam blog juga bisa kita masukkan kedalam Facebook. Sehingga memudahkan ajang promosi untuk mengenalkan blog anda kepada teman-teman di Facebook. Ijinkanlah saya Andrea Adelheid dari team blog Fastncheap mengungkapkan tehnik ini ke dalam sebuah artikel.
Tidaklah sempurna apabila Facebook belum memenuhi criteria judul diatas, Facebook telah menyediakan sebuah fitur yang memudahkan anda untuk mengimpor posting-an blog eksternal yang dimiliki kedalam account Facebook anda. Postingan itu akan muncul bersama note-note yang anda miliki sebelumnya. Melalui fitur impor blog ini, Facebook akan secara otomatis melakukan update setiap kali anda menulis di blog eksternal tadi. Namun sebelum itu, pastikan bahwa jumblah postingan yang akan anda impor berada dalam jumlah yang wajar, karena Facebook dapat saja melakukan blok atau men-disable account anda jika mereka rasa anda sudah melebihi batas.
Cukup menyeramkan memang.
Seperti biasa, mari kita ikuti langkah-langkah yang sudah kami susun sebelumnya untuk mengimpor postingan dari blog kedalam account Facebook anda:
  1. Login ke dalam account Facebook anda. Masuk ke Profile.Kemudian pilih menu Notes yang terletak di  bagian bawah Photo Profile jika ingin menuliskan Notes secara manual.
    Cara Meng Impor Postingan Dari Blog Ke Dalam Facebook Image
  2. Pada bagian Search (paling atas), ketikan kata NOTES lalu enter.Klik menu Edit Import Settings untuk masuk ke halaman Import A Blog.
    Cara Meng Impor Postingan Dari Blog Ke Dalam Facebook Image
  3. Pada Kolom web URL, masukkan alamat blog atau RSS feed, yang akan anda tampilkan postingannya pada account Facebook anda. Kemudian beri centang pada bagian pernyataan yang berhubungan dengan isi blog yang akan anda imporkan. Klik tombol Start Importing untuk mulai mengimpor beberapa postingan yang ada di blog anda tadi.
    Cara Meng Impor Postingan Dari Blog Ke Dalam Facebook Image
  4. Beberapa saat kemudian, Facebook akan menampilkan beberapa postingan yang terdapat di blog anda tadi. Klik tombol CONFIRM.
    Cara Meng Impor Postingan Dari Blog Ke Dalam Facebook Image
  5. Dan sekarang, pada bagian notes telah ditambahkan beberapa Note baru yang diambil dari postingan yang ada di blog anda sebelumnya. Beserta informasi-informasi tanggal dimana anda menulis postingan tersebut.
    Cara Meng Impor Postingan Dari Blog Ke Dalam Facebook Image
  6. Facebook juga tidak lupa memberikan notifikasi update terhadap note-note baru yang dimasukkan tadi pada halaman wall anda, sehingga setiap kali anda melakukan Update blog anda, teman-teman anda juga akan segera mengetahuinya.Cara Meng Impor Postingan Dari Blog Ke Dalam Facebook Image

Recent Post